Akselerasi Digitalisasi Pendidikan, Disdikbud Aceh Besar Uji Coba Virtual Learning Literasi-Numerasi SD

- Jurnalis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Besar, wartasabang.com — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Besar mulai menguji pemanfaatan virtual learning untuk pembelajaran literasi dan numerasi siswa sekolah dasar. Program ini digelar bersama organisasi Sarjana Pendidikan Aceh Besar (SaPA) pada Sabtu, 22 Agustus 2026.

Uji coba tersebut menjadi bagian dari upaya Disdikbud mempercepat pemanfaatan Perangkat Informasi Digital (PID) di satuan pendidikan. Selain menguji model pembelajaran, kegiatan ini digunakan untuk memetakan kesiapan infrastruktur dan kemungkinan kendala teknis di sekolah.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Disdikbud Aceh Besar, Dr. Agus Jumaidi, M.Pd., mengatakan virtual learning tidak sekadar menjadi sarana pembelajaran jarak jauh. Menurut dia, teknologi tersebut harus dipastikan memberi dampak langsung terhadap kualitas pendidikan.

“Virtual Learning ini bagian dari monitoring dan evaluasi penggunaan PID. Kita ingin memastikan perangkat ini benar-benar difungsikan untuk mencerdaskan anak bangsa agar tidak tertinggal oleh pesatnya perkembangan ilmu dan teknologi,” kata Agus.

Menurut Agus, teknologi digital juga membuka kemungkinan bagi sekolah di Aceh Besar untuk menghadirkan sumber belajar yang sebelumnya sulit dijangkau. Ruang kelas, kata dia, tidak lagi harus dibatasi oleh jarak geografis.

Baca Juga :  Tiga Dasawarsa Haul ke-30 Abu BUDI Menjadi Momentum Konsolidasi Alumni dan Penguatan Tradisi Keilmuan

“Teknologi Virtual Learning mampu menembus batas ruang dan waktu untuk menghadirkan pakar-pakar terbaik ke ruang kelas,” ujarnya.

Disdikbud, lanjut Agus, akan mengembangkan uji coba tersebut secara bertahap. Setelah melalui penguatan di tingkat daerah, program diharapkan dapat berkembang ke jejaring nasional hingga internasional.

“Tahap awal kita uji di tingkat lokal, lalu berlanjut ke skala nasional dan internasional. Kita ingin menghadirkan narasumber berkompeten dari berbagai wilayah, termasuk dari perguruan tinggi luar negeri, demi mewujudkan pendidikan Aceh Besar yang maju dan berkualitas,” kata dia.

Kolaborasi dengan SaPA dinilai menjadi salah satu kekuatan dalam pengembangan program tersebut. Perwakilan SaPA, Ely Sumarni, S.Pd., M.Pd., mengatakan organisasi tersebut siap terlibat dalam agenda peningkatan mutu pendidikan di Aceh Besar.

“Kami di SaPA sangat mendukung dan bangga dapat berkolaborasi dalam program ini. Virtual Learning menjadi wadah efektif untuk memperkuat kapasitas guru serta memastikan materi literasi dan numerasi dapat tersampaikan secara interaktif dan merata di seluruh wilayah Aceh Besar,” ujar Ely.

Baca Juga :  Kehadiran Perusahaan Sawit, Kemakmuran Bagi Warga Sekitar

Uji coba perdana itu diikuti perwakilan sejumlah sekolah dari lima wilayah di Aceh Besar. Dua pendidik daerah dilibatkan sebagai narasumber, yakni Erda Marisa, S.Pd., Gr. dari SDN 1 Peukan Bada dan Minawati, S.E., M.Pd. dari SDN Lampenurut.

Materi literasi dan numerasi disampaikan melalui ruang pembelajaran virtual sebagai simulasi penerapan pembelajaran digital antarsekolah.

Bagi Disdikbud, uji coba tersebut bukan sekadar soal menghidupkan perangkat digital di ruang kelas. Tantangan berikutnya adalah memastikan teknologi benar-benar menjadi bagian dari ekosistem pembelajaran—membantu guru, memperluas akses pengetahuan, dan memberi pengalaman belajar yang lebih interaktif bagi siswa.

Sebagai bentuk apresiasi, Disdikbud Aceh Besar akan memberikan sertifikat kepada seluruh satuan pendidikan yang berpartisipasi dalam uji coba tersebut.

Program ini sekaligus menandai langkah awal Aceh Besar untuk menggeser paradigma digitalisasi pendidikan: dari sekadar penyediaan perangkat menuju pemanfaatan teknologi sebagai instrumen peningkatan mutu pembelajaran.[]

Berita Terkait

Dukung Pelayanan Masyarakat Nelayan, PDI Perjuangan Sabang Serahkan Bantuan Laptop dan Printer kepada Panglima Laot.
MIN Inovasi Nagan Raya Borong 9 Juara di Festival Prestasi Santri ke-2 MUQ Nagan Raya
Santri Raudhatul Muna Al-Aziziyah Dipercaya Membacakan UUD 1945 pada Peringatan Hari Santri di Sabang
Kepala MIN Inovasi Nagan Raya Raih Juara 2 di Ajang Tendik Inovatif GTKPRESA 2026 Provinsi Aceh
Ketua STIS Al-Aziziyah Sabang Apresiasi BI Kembangkan Wisata Iboih di ISEF 2026
Murid MIN Inovasi Nagan Raya Raih Juara 1 Lomba Bertutur Festival Literasi 2026
Anggota DPR Aceh Silaturahmi Bersama Pengurus PWI Nagan Raya
Yayasan Luna Maya Renovasi Ruang Kelas MIN Montasik
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 18:00 WIB

Dukung Pelayanan Masyarakat Nelayan, PDI Perjuangan Sabang Serahkan Bantuan Laptop dan Printer kepada Panglima Laot.

Jumat, 6 November 2026 - 00:37 WIB

MIN Inovasi Nagan Raya Borong 9 Juara di Festival Prestasi Santri ke-2 MUQ Nagan Raya

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:31 WIB

Santri Raudhatul Muna Al-Aziziyah Dipercaya Membacakan UUD 1945 pada Peringatan Hari Santri di Sabang

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Kepala MIN Inovasi Nagan Raya Raih Juara 2 di Ajang Tendik Inovatif GTKPRESA 2026 Provinsi Aceh

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:59 WIB

Murid MIN Inovasi Nagan Raya Raih Juara 1 Lomba Bertutur Festival Literasi 2026

Berita Terbaru