Banda Aceh | wartasabang.com — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kota Banda Aceh kembali menunjukkan taringnya dalam peta persaingan pendidikan tinggi nasional. Sebanyak 134 siswa sekolah tersebut dinyatakan lulus ke perguruan tinggi melalui jalur undangan tanpa tes pada tahun akademik 2026.
Angka tersebut merupakan akumulasi dari tiga jalur seleksi prestasi yang berbeda. Secara rinci, 43 siswa berhasil lolos lewat Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), 82 siswa melalui Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN), dan 9 siswa lainnya diterima di Poltekkes Kemenkes Aceh.
Dalam seleksi SNBP, sebaran kelulusan didominasi oleh dua kampus besar di Aceh, yakni Universitas Syiah Kuala (USK) dan UIN Ar-Raniry yang masing-masing menerima 20 siswa. Sementara itu, tiga siswa lainnya berhasil menembus Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe.
Di jalur SPAN-PTKIN, grafik kelulusan menunjukkan angka yang mencolok. UIN Ar-Raniry masih menjadi primadona dengan menyerap 72 siswa, disusul IAIN Lhokseumawe sebanyak 9 siswa, dan STAIN Tgk Dirundeng Meulaboh sebanyak 1 siswa.
Kepala MAN 3 Kota Banda Aceh, Junaidi IB, menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti bahwa kualitas pendidikan madrasah mampu bersaing ketat di level nasional, mengingat kuota jalur prestasi yang sangat terbatas dan kompetitif.
“Kami sangat mengapresiasi keberhasilan para siswa. Ini menunjukkan bahwa MAN 3 Banda Aceh konsisten melahirkan generasi unggul yang mampu menjawab tantangan seleksi akademik maupun portofolio non-akademik,” ujar Junaidi dalam keterangannya, Kamis, 9 April 2026.
Junaidi menambahkan, jalur SNBP dan SPAN-PTKIN merupakan peluang emas bagi siswa yang memiliki rekam jejak rapor konsisten. Kelulusan massal ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi adik-adik kelas mereka untuk mempertahankan standar prestasi yang ada.
“Capaian ini mempertegas posisi MAN 3 Banda Aceh sebagai pilihan utama pendidikan berkualitas di Provinsi Aceh. Kami akan terus berupaya meningkatkan mutu agar lulusan kita tidak hanya jago di daerah, tapi juga berbicara banyak di tingkat nasional,” pungkasnya.










