Aceh Besar | wartasabang.com – Dayah Insan Qur’ani (IQ) kembali menegaskan dominasinya dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Aceh. Sebanyak 55 santri dan alumni dayah tersebut terpilih mewakili daerah asal mereka di ajang MTQ ke-XXXVII yang berlangsung di Pidie Jaya, 1–8 November 2025.
Dayah IQ mengirimkan kontingen besar yang terbagi atas 32 santri aktif dan 23 alumni. Mereka adalah para juara MTQ tingkat kabupaten/kota yang telah melalui seleksi berlapis—mulai dari tingkat kecamatan hingga pembinaan intensif atau training center (TC) di daerah masing-masing—sebelum akhirnya resmi bergabung dengan kafilah daerah.
Para qari dan qariah muda itu kini telah berada di Pidie Jaya, bersiap bersaing dengan ribuan peserta lain dari 23 kabupaten/kota se-Aceh.
Sekretaris Dayah Insan Qur’ani, Dr. Alfirdaus Putra, MH, membenarkan bahwa jumlah peserta tahun ini cukup signifikan. “Dari data yang kita terima, ada 32 santri dan 23 alumni Dayah IQ tahun ini Insyaallah akan tampil pada MTQ Aceh tahun 2025,” kata Alfirdaus.
Ia mengakui, perjalanan 55 wakil Dayah IQ tersebut sangat panjang dan penuh tantangan. “Perjalanan mereka untuk sampai ke tingkat provinsi ini panjang dan tidak mudah. Mereka harus melewati seleksi berlapis, mulai dari kecamatan hingga kabupaten,” ujarnya, mengharapkan mereka dapat tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik.
“Ikhlaslah dalam berjuang. Jangan sekadar mengejar gelar juara, karena nilai utamanya ada pada proses belajar itu sendiri.”
— Dr. Alfirdaus Putra, MH, Sekretaris Dayah Insan Qur’ani
Strategi Pembinaan Berkelanjutan
Alfirdaus menjelaskan, keikutsertaan santri dalam MTQ merupakan bagian dari strategi pembinaan berkelanjutan Dayah IQ. Tujuannya bukan hanya memburu piala, melainkan juga menumbuhkan semangat belajar, menghafal, dan memperkuat murajaah (pengulangan hafalan) di kalangan santri.
“Mudah-mudahan anak-anak bisa fokus, bersungguh-sungguh, dan terus memperbaiki diri,” katanya, sembari mengingatkan agar para peserta tidak menjadikan gelar juara sebagai tujuan tunggal. “Ikhlaslah dalam berjuang. Jangan sekadar mengejar gelar juara, karena nilai utamanya ada pada proses belajar itu sendiri,” tambahnya.
Dayah Insan Qur’ani memiliki rekam jejak konsisten dalam mengirimkan wakil di MTQ Provinsi Aceh sejak ajang di Kabupaten Nagan Raya pada 2015. Bahkan, beberapa di antaranya sukses menembus MTQ Tingkat Nasional, mengharumkan nama Aceh, seperti pada ajang di Mataram tahun 2016.
Untuk mematangkan persiapan, Dayah IQ secara terstruktur menjalankan program Lembaga Pengembangan Potensi (LPP). Kegiatan kelas LPP digelar rutin setiap Minggu, mencakup beberapa bidang seperti agama, sains, seni, dan olahraga. Pembinaan ini diharapkan mengasah kemampuan santri secara berkelanjutan agar lebih siap menghadapi berbagai kompetisi, termasuk MTQ.[]










