SABANG |wartasabang.com – Plt. Kepala Sekretariat Baitul Mal Kota Sabang, Mawardi, S.Tr., menyampaikan pencairan bantuan senilai Rp5,1 miliar dijadwalkan berlangsung pada 12–14 Oktober 2026. Bantuan tersebut menyasar 2.812 kepala keluarga (KK) dan 464 guru pengajian.
Mawardi menjelaskan, penyaluran bantuan diperuntukkan bagi masyarakat kategori fakir dan miskin, guru pengajian dalam senif fisabilillah, serta penerima program Rumah Duafa. Proses pencairan dilakukan secara bertahap melalui Kantor Cabang Jalan Perdagangan dan Kantor Capem Bay Pass berdasarkan jadwal masing-masing gampong.
“Pencairan dibagi berdasarkan gampong dan lokasi pelayanan agar masyarakat dapat melakukan penarikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” kata Mawardi, Minggu (11/10/2026).
Untuk pelayanan di Kantor Cabang Jalan Perdagangan, Senin (12/10), pencairan diperuntukkan bagi warga Kuta Barat, Kuta Timu, dan Kuta Ateuh. Selasa (13/10), melayani warga Krueng Raya, Paya Seunara, Aneuk Laot, dan Ie Meulee. Sementara Rabu (14/10), giliran warga Ujung Kareung, Anoi Itam, dan Iboih.
Adapun melalui Kantor Capem Bay Pass, pencairan pada Senin (12/10) dijadwalkan bagi warga Cot Ba U dan Cot Abeuk. Selasa (13/10), bagi warga Balohan, Jaboi, dan Batee Shoek. Selanjutnya, Rabu (14/10), diperuntukkan bagi warga Paya, Beurawang, dan Keuneukai.
Mawardi mengimbau seluruh penerima bantuan agar datang sesuai jadwal serta membawa KTP asli dan satu lembar fotokopi. Bagi penerima yang belum memiliki buku rekening, diwajibkan membawa KTP, kartu keluarga (KK), dan Kartu Identitas Anak (KIA), masing-masing dokumen asli beserta salinannya.
Ia berharap masyarakat memperhatikan jadwal dan lokasi penarikan agar proses pelayanan berlangsung tertib, lancar, dan tepat sasaran.
Sementara itu, Ketua Baitul Mal Kota Sabang, Sulhan, Lc., berharap penyaluran bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat dan memberikan manfaat bagi para penerima yang berhak.










